Syifa Nurma Handayani
Selasa, 29 Desember 2015
Senin, 22 Juni 2015
Negara Kongo
MAKALAH
GEOGRAFI REGIONAL DUNIA
NEGARA KONGO
Makalah
ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Geografi Regional Dunia
Dosen
Pembimbing: Sodikin,M.Si
Nama : Syifa Nurma Handayani
Kelas : 1113015000081
Kelas : 4A
PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UIN SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA
2014
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Puji syukur kehadirat Allah SWT,
yang senantiasa melimpahkan Rahmat dan Hidayah – Nya kepada kita, shalawat
serta salam selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga
safaatnya mengiringi kita di hari akhir nanti. Amiin.
Kami mengucapkan terima kasih kepada
Bapak Sodikin selaku dosen mata kuliah Geografi Regional Dunia pada jurusan
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN
Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah membimbing kami, sehingga kami dapat
menyusun makalah Geografi Regional Dunia dengan judul “Negara Kango”
ini dengan baik.
Kami selaku penyusun mohon maaf
apabila ditemukan beberapa kesalahan. Kritik dan perbaikan serta penilaian
terhadap makalah ini kami butuhkan. Semoga makalah ini bermanfaat bagi saya dan
pembaca. Amin
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Ciputat, Juni 2015
Penyusun
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR.............................................................................................................. i
DAFTAR ISI........................................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
masalah...................................................................................................... 1
1.2
Rumusan masalah............................................................................................................... 2
1.3
Tujuan Penulis.................................................................................................................... 2
1.4
Manfaat ............................................................................................................................. 2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Sejarah................................................................................................................................ 3
2.2 Kondisi Geografis.............................................................................................................. 4
2.3 Kondisi Kependudukan..................................................................................................... 6
2.4 Kondisi Perekonomian ...................................................................................................... 7
2.5 Kegiatan Pariwisata...........................................................................................................11
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan....................................................................................................................... 12
3.2 Saran................................................................................................................................. 12
Daftar Pustaka.........................................................................................................................13
1.1
Latar Belakang
Masalah
Kongo terletak di Afrika
barat-tengah mengangkangi khatulistiwa. Berbatasan Gabon, Kamerun, Republik
Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, dan Angola Cabinda eksklave, dengan
bentangan pendek pantai di Atlantik Selatan. Luas wilayahnya hampir tiga kali
lipat dari Pennsylvania. Sebagian besar pedalaman adalah
hutan hujan tropis, dialiri oleh sungai dari Sungai Kongo. Sedangkan
Bhutan adalah sebuah negara kecil di Asia
Selatan yang berbentuk Kerajaan. Wilayahnya
terhimpit antara India dan Republik Rakyat Tiongkok.
Republik Demokrasi Kongo, dahulu dikenal dengan nama Zaire Negara
ini terletak di Afrika tengah yang tepat berada di jantung Benua Afrika.
Dahulunya negara ini di jajah oleh Belgia. Setelah merdeka pada tahun 1960,
negara ini bernama Republik Demokrasi Kongo yang beribukota di Kinshasa.
Pada zaman pra-kolonial, wilayah ini
sekarang disebut Republik Kongo didominasi oleh tiga kerajaan : Kongo ( berasal
sekitar 1000 ), yang Loango ( berkembang di abad ke-17 ), dan Tio. Setelah
Portugis terletak Sungai Kongo pada 1482, perdagangan dilakukan pada dengan
suku-suku, khususnya perdagangan budak.
Orang Prancis Pierre de Brazza Savorgnan
menandatangani perjanjian dengan Makoko, pemimpin bangsa Bateke, pada tahun
1880, sehingga membentuk kekuasaan Prancis. Pertama kali disebut French Kongo,
dan setelah 1905 Tengah Kongo. Dengan Gabon dan Ubangi – Shari, menjadi koloni
Afrika Perancis Khatulistiwa pada tahun 1910. Penyalahgunaan buruh menyebabkan
kemarahan publik terhadap penjajah Perancis serta pemberontakan di antara
Kongo, tetapi eksploitasi pekerja asli berlanjut sampai tahun 1930. Selama
Perang Dunia II, koloni bergabung Chad dalam mendukung penyebab Perancis
Merdeka terhadap pemerintah Vichy. Kongo memproklamasikan kemerdekaannya tanpa
meninggalkan Komunitas Perancis pada tahun 1960, yang menamakan dirinya
Republik Kongo.
Presiden kedua Kongo, Alphonse Massemba
– DĆ©bat, melembagakan pemerintahan Marxis-Leninis. Pada tahun 1968, Mayor
Marien Ngouabi menggulingkan dia tapi terus Kongo pada kursus Sosialis. Ia
dilantik untuk masa jabatan lima tahun kedua pada tahun 1975. Satu regu komando
empat orang dibunuh Ngouabi pada tanggal 18 Maret 1977. Kolonel Joachim Yhombi
– Opango, Kepala Staf Angkatan Darat, diasumsikan presiden pada 4 April. Yhombi
– Opango mengundurkan diri pada 4 Februari 1979, dan digantikan oleh Kolonel
Denis Sassou Nguesso
1.2
Rumusan Masalah
1. Bagaimanakah
sejarah Negara Kongo?
2. Bagaimana
kondisi geografisnya?
3. Bagaimana
kondisi kependudukanya?
4. Bagaimana
kondisi perekonomiannya?
5. Apa
kegiatan pariwisatanya?
1.3
Tujuan Penulisan
1. Dapat
mengetahui sejarah dari Negara tersebut
2. Dapat
mengetahui kondisi geografis dari Negara tersebut
3. Dapat
mengetahui bagimana kondisi kependudukan dari engara tersebut
4. Dapat
mengetahui kondisi perekonomian Negara tersebut
5. Dapat
mengetahui apa saja tempat pariwisata yang ada dinegara tersebut
6. Dapat
menambah wawasan serta pengetahuan kita
1.4. Manfaat
Dalam penulisan
makalah “Geografi Regional Dunia”
bertujuan untuk menambah wawasan baik penulis sendiri dan pembaca
dalam proses pembelajaran ke arah yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Bagi pembaca pada umumnya juga semoga
karya tulis ini dapat dijadikan referensi dalam hal Pembelajaran Negara
Kango
2.1 SEJARAH KONGO
Sejarah Kongo
Sebelumnya bernama Zaire antara
tahun 1971 dan 1997, adalah sebuah Negara di Afrika bagian Tengah. Negara ini berbatasan
dengan Republik Afrika Tengah dan Sudan di sebelah utara; Uganda, Rwanda, Burundi, danTanzania di timur; Zambia dan Angola di selatan; dan Republik Kongo di Barat.
Perang
bersaudara berlangsung berkepanjangan di Kongo sejak 1998 yang
menghancurkan serta menyeret seluruh wilayah tersebut dan negara-negara di
sekitarnya. Aksi kekerasan tersebut telah menghancurkan infrastruktur dan
perekonomian negara tersebut hingga akhirnya PBB mengambil alih permasalahan di
negara itu dan memaksa Presiden Joseph Kabila menyelenggarakanPemilihan
Umum pada 30 Juli 2006.
Kepala negara
saat ini, Joseph Kabila (35) disebut-sebut merupakan calon terkuat dan sejumlah
polling awal menyatakan Kabila akan menang dalam babak pertama pemilihan
presiden. Kabila diperkirakan bisa mengalahkan 33 calon Presiden lain termasuk
mantan pemimpin pemberontak Jean-Pierre Bemba, mantan pemberontak yang menjadi
menteri keuangan dan dituduh melakukan kejahatan.
Bemba telah
melancarkan perang sengit tujuh tahun sejak 1998. Pada puncaknya, konflik di
bekas negara Zaire itu, telah menyeret setidaknya tujuh kekuatan militer asing
dan, meskipun ada serangkaian kesepakatan perdamaian dan proses peralihan
berjalan sejak 2003, pergolakan etnik dan penjarahan terus mewabah bagian timur
negeri tersebut.
Calon lain
meliputi keturunan tokoh kenamaan di negara bekas koloni Belgia itu, termasuk
putra diktator lama Mobutu Seso Seko dan pahlawan kemerdekaan yang terbunuh
Patrice Lumumba.
Lumumba menang
dalam pemilihan demokratis terakhir di negeri tersebut pada malam menjelang
kemerdekaan 1960, tapi ia didepak oleh Mobutu yang membuat negara itu identik
dengan korupsi dan salah urus sampai dia digulingkan pada 1997.
Masyarakat
internasional, yang mendanai pemilihan umum itu dan mengucurkan dana hampir
setengah miliar Dolar AS, berharap pemungutan suara tersebut bukan hanya
membawa kestabilan bagi negara Afrika tengah itu tapi juga memungkinkan Kongo
menjadi kekuatan ekonomi regional.
Sumber mineral
negeri tersebut, yang berlimpah, telah disedot untuk mendanai perang dan bagi
keuntungan pribadi sementara kebanyakan warganya hidup di bawah garis
kemiskinan. Dengan tak-adanya prasarana bagi negara tersebut, yang besarnya
menyamai Eropa Barat, Pemilu terbukti menjadi tantangan logistik. Di wilayah
hutan terpencil, para petugas harus berjalan kaki berhari-hari untuk membawa
kartu suara ke TPS
2.2 KONDISI
GEOGRAFIS
Kondisi Kongo
Letak Astronomis Kongo Terletak di 50 LU-120 LS dan 110 BT-310 BT
Letak Geografis Kongo
Kongo Terletak di bagian tengah benua
Afrika barat-tengah
mengangkangi khatulistiwa. Berbatasan Gabon, Kamerun, Republik Afrika Tengah,
Republik Demokratik Kongo, dan Angola Cabinda eksklave, dengan bentangan pendek
pantai di Atlantik Selatan. Luas wilayahnya hampir tiga kali lipat dari
Pennsylvania. Sebagian besar pedalaman adalah hutan hujan tropis, dialiri oleh
sungai dari Sungai Kongo.
Batas
Wilayah Kongo
Republik Demokrasi Kongo, dahulu dikenal dengan nama Zaire Negara
ini terletak di Afrika tengah yang tepat berada di jantung Benua Afrika.
Dahulunya negara ini di jajah oleh Belgia. Setelah merdeka pada tahun 1960,
negara ini bernama Republik Demokrasi Kongo yang beribukota di Kinshasa Luas
wilayah : 2.345.909 km2.
Utara
adalah Republik Afrika Tengah dan Sudan.
Timur
adalah Uganda, Ruwanda, Tanzania, dan Burundi.
Selatan
adalah Angola dan Zambia.
Barat
adalah Angola dan Samudera Atlantik.
Bentang
Alam Kongo
Republik Demokrasi Kongo berada di aliran sungai Zaire dan
anak sungainya (4.666 m) yang mempunyai banyak air terjun yang sangat baik
untuk PLTA. Proyek PLTA yang berada di dekat Kinshasa adalah PLTA terbesar di
Bumi. Di sebelah barat adalah daerah pantai sempit yang di apit oleh Angola dan
Republik Kongo. Di sebelah timur ada beberapa danau seperti D. Tanganyika, D.
Kifu, dan D. Albert. Di antara D. Edward dan D. Albert terdapat G. Rowenzori
(5.120 m). Jenis tumbuhannya adalah hutan hujan tropis yang semakin ke selatan
menjadi Sabana.
Iklim
Kongo
Kongo beriklim tropis.
Bagian paling timur yang berdekatan dengan lembah retak besar, iklimnya lebih
sejuk dibandingkan dengan daerah lainnya. Hal ini disebabkan karena daerah itu
merupakan pengunungan-pegunungan yang tinggi. Suhu udara, selain ditentukan
oleh faktor ketinggian tempat, juga dipengaruhi oleh jaraknya dikhatulistiwa.
Makin jauh dikhatulistiwa, perbedaan suhu semakin nyata. Di sekitar garis
khatulistiwa, perbedaan suhu antara bulan terpanas dengan bulan terdingin hanya
2°C. Akan tetapi, disekitar 12° LS perbeadaan suhunya telah mencapai 8°C.
Suhu rata-rata tahun bervariasi antara 16° - 25°C.
Curah ujan rata-rata tahun relatif tinggi. Curah hujan tertinggi terdapat
dilembah-lembah sungai kongo, yaitu lebih kurang 2.030 mm pertahun. Lembah
sungai kongo tersebut masih ditutup oleh hutan limba tropis. Daerah yang
terendah curah hujannya terdapat di kawasan yang ditutupi sabana, yaitu sekitar
940 mm per tahun.
Demografi
Republik Demokratik Congo (RDC) negara
dengan luas seperempat Amerika Serikat, berbatasa dengan banyak negara, antara
lain Angola, Burundi, Rwanda, Republik Afrika Tengah, Republik Congo, Sudan,
Tanzania, Udanda dan Zambia. Luas wilayah RDC adalah 2.345.410 km2, beriklim
unik: tropis, panas dan kering di sebelah utara, serta dingin di daerah selatan
(pegunungan). Negara ini mempunyai penduduk cukup besar, yaitu sekitar
60.085.804 jiwa, dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2,98% per-tahu,
angka kelahiran rata 44,38 per-1000 dan angka kematian 14,43 per-1000. Ada
sekitar 200 etnik di RDC, namun suku terbesar adalah Bantu yang terbagi dalam
sub suku Mongo, Luba, Kongo dan Mangbetu-Azande. Mayoritas masyarakat RDC
penganut agama Katholik (50%), Protestan (25%), Kimbanguist (10%) dan Islam
menjadi minoritas (10%). Bahasa nasional mereka adalah Perancis, di samping ada
bahasa lokal Lingala, Kiswahili, Kikongo dan Tshiluba.
Peta
Kongo
2.3 KONDISI
KEPENDUDUKAN
Kongo
Jumlah
Penduduk Kongo
Republik Demokratik Congo (RDC) negara dengan luas
seperempat Amerika Serikat, berbatasa dengan banyak negara, antara lain Angola,
Burundi, Rwanda, Republik Afrika Tengah, Republik Congo, Sudan, Tanzania,
Udanda dan Zambia. Luas wilayah RDC adalah 2.345.410 km2, beriklim unik:
tropis, panas dan kering di sebelah utara, serta dingin di daerah selatan
(pegunungan). Negara ini mempunyai penduduk cukup besar, yaitu sekitar
60.085.804 jiwa, dengan angka pertumbuhan penduduk sebesar 2,98% per-tahu,
angka kelahiran rata 44,38 per-1000 dan angka kematian 14,43 per-1000. Ada
sekitar 200 etnik di RDC, namun suku terbesar adalah Bantu yang terbagi dalam
sub suku Mongo, Luba, Kongo dan Mangbetu-Azande. Mayoritas masyarakat RDC
penganut agama Katholik (50%), Protestan (25%), Kimbanguist (10%) dan Islam
menjadi minoritas (10%). Bahasa nasional mereka adalah Perancis, di samping ada
bahasa lokal Lingala, Kiswahili, Kikongo dan Tshiluba
Pemerintahan
Kongo
Bentuk pemerintahaan negara Kongo adalah
Republik, yang dipimpin oleh seorang Presiden sebagai kepala Negara dan
pemerintahan. Bahasa resmi adalah Perancis dan disamping itu penduduk juga
mengunakan bahasa Bantu.
Ras,
Suku dan Agama di Kango
Mayoritas penduduk berkulit hitam (negro)Agama Katholik (50%), Protestan (25%),
Kimbanguist (10%) dan Islam (10%).
Kebudayaan Kongo
Budaya di Afriaka
bagian tengah dan selatan pada umumnya masih jauh ketinggalan dibandingkan
Afrika bagian utara. Zaire yang terletak di Afriak tengah, dalam bidang budaya
masih tertinggal. Oleh karena itu, pemerintah Zaire bersama-sama dengan pihak
gereja telah berusaha meningkatkan budaya negeri mereka, terutama disektor
pendidikan. Hal itu dilakukan agar persentase buta huruf dinegara ini jumlahnya
semakin berkurang.
Sistem pendidikan diperguruan tinggi menggunakan sistem
Universitas tunggal yang memiliki cabang-cabang dibeberapa di beberapa daerah.
Universitas tunggal tersebut adalah Universite Nationale de Zaire. Universitas
tersebut terletak di Ibu kota negara, yaitu di Kinshasa
2.4 KONDISI
PEREKONOMIAN
Kongo
Kondisi
Perekonomian Kongo
Potensi kekayaan yang sangat luas, khususnya
suberdaya alam. Namun potensi kekayaan ini berubah drastis sejak tahun 1980-an,
karena korupsi dan sebagainya. Kondisi ini semakin parah ketika terjadi perang
saudara yang dimulai sejak tahun 1998 dan menewaskan tidak kurang 3,5 juta
penduduk (perang, kelaparan dan penyakit). Perang juga mengakibatkan
ketidakpastian hukum dalam bisnis, akibatnya banyak investor yang hengkang
keluar RDC. Sumberdaya manusia yang bermutu pun semakin banyak yang lari ke
luar negeri, dan akibatnya fatal bagi RDC. Akhirnya pada tahun 2002, IMF dan
Bank Dunia turun tangan memberikan bantuan, dan pemerintah RDC harus
mengimplementasikan dalam bentuk reformasi ekonomi.
Jumlah angkatan kerja cukup banyak, sebagian besar (55%) diserap pertanian, industri 11% dan jasa 34%. Ekonomi tumbuh sebesar 7,5%, namun inflasi mencapai 14%, dan income per-kapita hanya mencapai US $ 700,-. Hasil tambang RDC meliputi berlian, emas, perak, seng, kobalt, tembaga, minyak, uranium, timah, mangaan, batubara, kayu dan hidropower. Sedangkan hasil pertaniannya berkisar pada kopi, gula, minyak nabati (sawit), karet, teh, tapioca, pisang, jagung, buah-buah dan produk kayu. Komoditi yang diekspor meliputi berlian, tembaga, minyak sawit, kopi dan kobalt, senilai US $ 1,417 milyar, dengan negara tujuan Belgia, Finlandia, Amerika Serikat dan Cina. Sedangkan komoditi importnya adalah makanan, mesin untuk pertambangan, peralatan transportasi dan produk minyak senilai US $ 933 juta, berasal dari Afrika Selatan, Belgia, Perancis, Kenya, Amerika Serikat dan Jerman (Indonesia belum termasuk di dalamnya). Mata uang RDC adalah Congolese France (CDF) dengan nilai US $1,- = 401,04 CDF.
Jumlah angkatan kerja cukup banyak, sebagian besar (55%) diserap pertanian, industri 11% dan jasa 34%. Ekonomi tumbuh sebesar 7,5%, namun inflasi mencapai 14%, dan income per-kapita hanya mencapai US $ 700,-. Hasil tambang RDC meliputi berlian, emas, perak, seng, kobalt, tembaga, minyak, uranium, timah, mangaan, batubara, kayu dan hidropower. Sedangkan hasil pertaniannya berkisar pada kopi, gula, minyak nabati (sawit), karet, teh, tapioca, pisang, jagung, buah-buah dan produk kayu. Komoditi yang diekspor meliputi berlian, tembaga, minyak sawit, kopi dan kobalt, senilai US $ 1,417 milyar, dengan negara tujuan Belgia, Finlandia, Amerika Serikat dan Cina. Sedangkan komoditi importnya adalah makanan, mesin untuk pertambangan, peralatan transportasi dan produk minyak senilai US $ 933 juta, berasal dari Afrika Selatan, Belgia, Perancis, Kenya, Amerika Serikat dan Jerman (Indonesia belum termasuk di dalamnya). Mata uang RDC adalah Congolese France (CDF) dengan nilai US $1,- = 401,04 CDF.
A.
KEGIATAN
PARIWISATA NEGARA
2.5 Kegiatan
Pariwisata Kongo
Taman
Nasional Virunga, sebelumnya bernama Taman Nasional Albert adalah sebuah taman
nasional di Republik Demokratik Kongo.
Sungai Kongo adalah sungai terbesar di Afrika
Tengah bagian Barat. Sungai ini memiliki panjang sekitar 4.700 km,
menjadikannya sebagai sungai terbesar kedua di Afrika. Sungai ini mengalir
melalui hutan hujan terbesar di dunia
Kahuzi-BiƩga National Park
Mount Nyiragongo
Okapi
Wildlife Reserve
Taman Nasional Garamba, terletak di Republik
Demokratik Kongo di Afrika, didirikan tahun 1938. Salah satu taman nasional
tertua di Afrika, taman nasional ini menjadi Situs Warisan Dunia UNESCO pada
tahun 1980.
Salonga National Park
BAB III
Penutup
3.1 Kesimpulan
Kongo adalah adalah
sebuah Negara di Afrika bagian Tengah. Negara ini
berbatasan dengan Republik Afrika Tengah dan Sudan di
sebelah utara; Uganda, Rwanda, Burundi,
dan Tanzania di timur;Zambia dan Angola di selatan;
dan Republik Kongo di Barat. Potensi kekayaan yang sangat luas,
khususnya suberdaya alam Mayoritas penduduk berkulit hitam (negro)Agama Katholik (50%), Protestan
(25%), Kimbanguist (10%) dan Islam (10%).
Budaya di Afriaka bagian tengah dan selatan
pada umumnya masih jauh ketinggalan dibandingkan Afrika bagian utara. Zaire
yang terletak di Afriak tengah, dalam bidang budaya masih tertinggal. Oleh
karena itu, pemerintah Zaire bersama-sama dengan pihak gereja telah berusaha
meningkatkan budaya negeri mereka, terutama disektor pendidikan
3.2 Saran
Dalam penyusunan makalah ini penulis menyadari
bahwa masih jauh dari kesempurnaan dan masih banyak kelemah-lemahan dari
penulis dalam penulisa makalah ini baik itu kurangnya fasilitas seperti
buku-buku refrensi yang begitu terbatas dalam menjamin peyelesaian, sehingga
keritik dan saran yang bersifat konstruktif baik dari dosen maupun dari rekan –
rekan mahasiswa/i sangatlah diharpkan untuk membantu proses penulisan lebih
lanjut
Daftar Pustaka
http://chamzawi.wordpress.com/2008/07/26/islam-di-republik-demokratik-kongo/
http://ilonghe-jupriadi.blogspot.com/2009/10/republik-demokratik-kongo.html
http://ilonghe-jupriadi.blogspot.com/2009/10/republik-demokratik-kongo.html
http://education-all.blogspot.com/2011/07/makalah-negara-zaire.htmlhttp://jalan2.com/forum/topic/9210-belajar-bahagia-dari-negara- http://id.wikipedia.org/wiki/Bhutanbhutan/http://sejarahnasionaldandunia.blogspot.com/2014/01/tentang-negara-zaire-republik.html
Langganan:
Komentar (Atom)